Model Wedges Trend 2015-2016

baju gamis,grosir baju, busana muslim, baju muslim, baju gamis, busana muslim online, baju muslim online, busana muslim terbaru, baju muslim terbaru, butik online, tanah abang, agen baju murah,baju murah,grosir baju muslim,baju muslim murah,jual grosir baju murah,gamis syar'i
Model Wedges Trend 2015-2016

Model Wedges Ferragamo 2015-2016,
Reinkarnasi 1939

Model Wedges Ferragamo untuk trend September 2015 hingga Maret 2016 merupakan reinkarnasi Wedges rancangan tahun 1939, justru tanpa platform yang saat ini mulai disukai.

Model Wedges trend 2015-2016 yang ditawarkan oleh rumah mode Salvatore Ferragamo berbeda dengan model Wedges untuk musim semi dan musim panas yang berakhir pada Agustus 2015. Jika sebelumnya terinspirasi oleh model Rainbow Wedges yang sekaligus menjadi ikon Ferragamo, kali ini lebih mirip dengan Wedges rancangan Ferragamo di tahun 1939.

Model Wedges ini berbeda seperti umumnya Wedges yang biasa dijumpai karena menggunakan hak tunggal, mengadopsi model cone heels tetapi pada bagian top heel tersambung dengan sole bagian depan. Secara keseluruhan terkesan unik, seperti Wedges tanpa bidang di bagian tengah. Jika dicermati, model ini merupakan “reinkarnasi” dari Wedges tahun 1939 yang dirancang sang maestro Salvatore Ferragamo.

Bagaimana penampilannya dan bagaimana pula style wedges trend 2015-2016 dari Ferragamo ?

76 tahun yang lalu Ferragamo harus mengalami kesulitan mendapatkan bahan-bahan untuk membuat sepatu rancangannya, terutama pelat baja sebagai bahan untuk memperkuat shank, bentuk lengkungan telapak kaki pada sepatu wanita hak tinggi. Karena pada saat itu embargo yang dilakukan Jerman terhadap Italia juga mengakibatkan terhentinya pasokan berbagai komoditas dari luar Italia.

Sampai akhirnya Ferragamo menemukan solusi untuk membentuk lengkungan pada sepatu tanpa harus menggunakan plat baja, yakni dengan membentuk lengkungan pada sole sepatu yang langsung ditumpukan ke lantai, lalu lahirlah Model Wedges. Masalah selanjutnya, sole Wedges yang membutuhkan banyak bahan itu akan mengakibatkan sepatu menjadi lebih berat sehingga bisa membuat pemakainya menjadi tidak nyaman.

Sekali lagi Ferragamo menemukan bahan yang tepat, yakni membuat sole tersebut dari kayu gabus (cork) yang bersifat ringan tetapi keras. Dengan memanfaatkan bahan alami yang banyak ditemukan di Italia dan terhitung murah ini, ternyata warna dan tekstur kayu gabus memberikan efek stylish. Hingga kini masih banyak dijumpai Wedges dengan sole berbahan gabus yang sengaja dibiarkan kelihatan alami, sehingga mengesankan sebagai Wedges klasik.

Sedangkan untuk model yang ber-“reinkarnasi” pada Wedges trend 2016, Ferragamo memang menggunakan bahan yang terhitung langka untuk memperkuat shank pada sepatu rancangannya. Ferragamo juga menambahkan platform yang note bene masih belum begitu populer. Selanjutnya model ini dipatenkan, sehingga sepatu wanita rancangan Ferragamo ini menjadi model eksklusif di tahun 1939.

Model Wedges Trend 2015-2016
Top heel yang terhubung dengan sol bagian depan pada prinsipnya tidak berbeda dengan wedges

Model Wedges Trend 2015-2016
Desain Ferragamo tahun 1939 yang ditambahkan platform

Kini model tersebut lahir kembali, tentu saja tidak sama persis. Kesannya lebih langsing karena tidak menggunakan platform, didesain dengan kulit berwarna gelap dan keemasan, sehingga selain stylish juga terkesan sangat aristokratis. Wedges ini lebih tepat dipakai oleh para wanita dewasa dan hanya pada kesempatan-kesempatan yang bersifat formal.

Seperti menjadi tradisi bagi Rumah Mode Salvatore Ferragamo, setiap penyelenggaraan fashion week para desainernya memprioritaskan model Wedges yang sudah selama puluhan tahun menjadi ikon Ferragamo. Begitu pula menjelang dimasukinya musim gugur akhir September 2015 sampai berakhirnya musim dingin pada akhir Maret 2016, selain ditampilkan “reinkarnasi” model Wedges tahun 1939 juga beberapa model baru.

Model Wedges Trend 2015-2016
Heels dengan style baru dari Ferragamo dengan pilihan warna yang terkesan berkelas

Heels yang ditampilkan merupakan desain baru yang dibuat bertumpuk seperti puncak candi terbalik, bahan yang digunakan merupakan kombinasi dari beberapa material yang terdiri dari jenis kulit, kulit sintetis dan logam. Berikut adalah beberapa desain Ferragamo yang ditawarkan sebagai trend 2015-2016:

Model Wedges Trend 2015-2016

Model Wedges Trend 2015-2016

Dipilihnya ukuran mid heels membuat pemakainya merasa lebih nyaman dibandingkan dengan menggunakan high heels, berbeda dengan kebanyakan rumah mode yang memanfaatkan platform nampaknya desain Ferragamo kali ini dengan sengaja tidak menggunakan aplikasi sol tebal itu untuk menyiasati tinggi badan pemakainya.